Category Essays

Reflection about ilfe, identity, and human experience

Melahirkan Duniaku

Malam melemparku kembali menggempur lorong waktu. Membawaku pada tahun 2019 awal, gadis berkerudung panjang yang masih duduk di bangku SMA itu meratapi nasib akan kesendiriannya. Meski bergelimang pengalaman dan prestasi di luar sekolah, kesepian adalah harga yang harus dibayar karena…

Kukira Kau Rumah

Desauan angin malam menusuk poriku, merenggut ketenangan yang menjalar hingga berjelaga pada harap yang lenyap. Suatu lagu yang sangat menggambarkan bagaimana aku kehilangan sosok yang kukira akan menjadi rumahku kelak. Tiap nada, tempo, dan lirik sangat menginterpretasikan bagaimana sosok itu…

Catatan dari Ujung Nelangsa

Tengah malam ini aku akan membagikan cerita pengalamanku ketika aku dirawat inap selama kurang lebih 5 hari di sebuah rumah sakit, bukan karena sakit fisik, tapi lebih dalam dari fisik. Ditemani dengan teh tarikku, aku ingin gula memicu daya imaji…

Tidak Semua Pertanyaan Harus Ada Jawabannya Sekarang

Malam memberangus kenang yang tak kasat dalam penglihatan. Aku seolah bersemedi di antara kelam dan tumpukan dosa atas pengkhianatan yang tidak direncanakan. Saraf dan karsaku sempat terhenti untuk merasakan tanda-tanda yang diberitahukan oleh semesta. Pikiranku sempat kalap ketika lagi dan…

Berkali-kali Aku Putus Asa

Sudah cukup lama aku tidak menuangkan cerita-cerita di sini sampai entah harus memulainya darimana.  Siang ini aku terduduk di pinggiran kasur usai mencuci dan menjemur pakaian. Berniat ingin mandi, namun air mataku mengucur deras tidak terbendung lagi.  Berbicara mengenai luka…

When All The Bad Things Happened

Jika gelap dikarenakan tidak adanya cahaya, maka ketidakbahagiaan dikarenakan tidak adanya rasa senang. Kalap runyam menyerbak awal Januari lalu, menyibak banyak tahta yang bertengger pada ujung tirani gadis remaja. Ambang antara muda dan tua, atau muda dan dewasa. Sunyi kelabu…

Keyakinan Pada Tuhan

Ruangan berhawa kutub mengutuk pemikiran bercabangku. Memaksa memutar semua pertanyaan yang saat ini meragukan. Memaksaku memutar semua keraguan untuk diolah ulang menjadi kepercayaan yang dulu terbenam. Ini berbicara Tuhan lagi, berbicara keberadaan Tuhan. Sekian lama bergelut dengan retorika di dalam…

We Don’t Need Waiting Someone to Heal

Terkadang aku bertanya kenapa banyak sekali orang-orang menyebut situasi dimana hidup kita merasa hancur. Yang aku pertanyakan adalah kata ‘hancur’ itu. Meskipun itu hanya kiasan, tapi aku sendiri tidak berani menyebut kata hancur untuk sesuatu yang sedang diperjuangkan. Dalam hal…